Post on Juni 29th, 2009
by rizkiaji
Dalam suatu panjangnya kehidupan, banyak ungkapan dimana sebuah manifestasi untuk mewujudkan anugrah yang didapatkan. Jarang memang tapi terkadang ada. Begitulah syukur menemukan identitas maknanya. Selalu senantiasa menyiratkan cerita. Bagaimana mungkin seseorang bisa melupakan sisi syukur padahal hari-harinya senantiasa dipenuhi dengan lebihnya banyak nikmat dibandingkan dengan banyaknya cela. Namun begitulah manusia, jika syukur selalu menemukan identitas maknanya, belum tentu manusia dapat lebih cepat dari syukur dalam menemui identitasnya.
Sederhananya ialah, betapa syukur sangat punya arti dalam kehidupan. Syukur tidak berdiri sendiri di keramaian, ataupun tidak teriak sendiri ditengah kesepian. Syukur ada sejalan dengan anugrah yang diterima. Sewajarnyalah keseimbangan hidup dimulai dengan bersyukur. Sebab betapa banyak lelah mendera namun seseorang belum bisa menemukan makna untuk apa ia lelah, dan mengapa ia harus berlelah-lelah jika tidak mengetahui tujuan semestinya.
Category
Improvisasi
|
No Comments →
Post on Juni 20th, 2009
by rizkiaji
Baru pagi tadi berkata, bahwasanya cinta itu juga suatu usaha untuk menyamakan rasa yang sebelumnya berbeda. Cinta itu bukan menjadikan membedakan rasa yang sebelumnya telah berbeda. Banyak hal yang diketahui mungkin bagi kita soal apa itu cinta, tapi sedikit yang memahami cinta itu dengan selembut-lembutnya.
Category
Tentang Cinta
|
2 Comments →
Post on April 9th, 2009
by rizkiaji
Adakalanya demikianlah adanya, dalam kehidupan sering kali pencapaian yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Adakalanya pula segala sesuatu terjadi alakadarnya, namun kadang hal pula sesuatu alakadarnya adakala menjadi hal istimewa tanpa disangka. Dalam sebuah lorong mushalla yang sepi dari jamaah penikmat ibadah ditempat istimewa, kadangkala ditemukan hal yang sangat kontras dengan kejadian sebelumnya. Ketika kecil usia, malu mungkin dan aib bisa jadi seseorang tidak bisa atau tidak tahu caranya memakai sarung. Namun masa kini, memakai sesuatu yang seharusnya bisa dikerjakan dulu bisa jadi bukan aib bahkan bahan tertawa.
klik lagi
Category
Liku-Laku
|
2 Comments →
Post on Maret 27th, 2009
by rizkiaji
Selalu ada jeda dalam tiap perjalanan, selalu ada cerita dalam setiap persinggahan. Sebuah jeda ialah sebuah rasa dimana lepas lelah terasa makna bahwa jauh sudah berjalan dan tanpa paksa semua cerita terukir disana. Kehidupan seringkali tidak kita temukan dimanakah muara keindahannya. Kehidupan kadang melulu soal kejenuhan dan soal kendala sana-sini. Acapkali tanpa sadar hikmah senantiasa dating silih berganti, tapi seacapkali itu pula kita tidak menusukkan bendera tanda hikmah telah diterima. Yang ada dan lebih banyak nyata ialah kadang hikmah berlalu begitu saja tanpa punya nilai. Sehingga terkadang kejadian yang tidak suka tersebut terulang kembali membuat kita semakin nihil dari nilai hikmah sejati.
klik untuk melanjutkannya kawan
Category
Improvisasi
|
2 Comments →
Post on Maret 18th, 2009
by rizkiaji
Awalnya ialah sebuah titik, lantas titik tersebut dapat membesar bagaikan sebuah bongkahan karang ditengah lautan. Begitulah sebuah kehidupan, seseorang senantiasa berawal dari titik. Apapun hasilnya tentulah semua berasal dari titik. Terlahir dari setitik cairan dan wafat menjadi setitik air mata bagi yang ditinggalkan. Titik mengajarkan kita untuk senantiasa memahami bahwa di dunia tanpa koma ini, setiap orang bebas berbicara, di dunia yang penuh tanda tanya ini semua menyimpan misteri, di dunia yang penuh tanda seru ini setiap orang berhak untuk menegasikan untaian makna yang disembunyikan, dan di dunia yang penuh dengan rambu-rambu tanda baca ini senantiasa harus diakhiri seberapapun banyaknya penegasan, pertanyaan, panjangnya halaman, pastilah titik menjadi sebuah pamungkas cerita. Baik menyelesaikannya ataupun memindahkan ke cerita berikutnya.
Titik mengajarkan kita untuk memahami sebuah batasan dari nilai-nilai kebebasan, titik memaknai hidup agar memahami hak setiap kaitan.
Category
Improvisasi
|
1 Comment →
Post on Februari 26th, 2009
by rizkiaji
Nampaknya memang harus berbenah? Kepenatan tanpa henti memang terkadang menyelimuti sisi kehidupan setiap hari. Saat ini banyak mereka-mereka yang mencari sebuah muara kebahagiaan, bagi sebagian orang bekerja tanpa henti hingga kamar mandi masuk kedalam kamar kerja pribadi ialah kebahagiaan, mengikuti kesempatan training motivasi mendongkrak gengsi juga bahagia, memaksimalkan potensi diri dalam menemukan arti diri juga bernada kebahagiaan, mengusung jargon serba islami juga bagian kebahagiaan. Diantara sekian banyak kebahagiaan yang disajikan dalam tiap sisi. Kita mungkin bisa melihat banyak aspek dalam segi yang berbeda soal kebahagiaan.
klik untuk melanjutkan
Category
Improvisasi
|
1 Comment →
Post on Februari 17th, 2009
by rizkiaji
Belajar, dalam setiap hidup seorang manusia tidak pernah terlepas dari kata yang satu ini. Sebuah potret nilai usaha manusia sesungguhnya ialah sebuah belajar. Lihatlah, akan selalu ada banyak pelajaran yang menyertai tiap kali ketika seseorang belajar. Belajar membuat seorang yang tidak bisa menjadi sanggup untuk bisa, membuat seseorang yang belum tahu menjadi tahu dibandingkan sebelumnya, dan tentunya pula belajar ialah sebuah aplikasi normatif dalam ranah kehidupan dunia.
Kawan, ada dua tipe belajar yang coba saya uraikan kali ini. Belajar dalam artian bukan berhadapan seorang guru dengan murid, seorang pelajar dengan buku pelajaran secara tekstual. Akan tetapi lebih luas lagi, belajar memaknai sebuah makna dari penggalan uraian kehidupan.
klik untuk membaca lagi
Category
Improvisasi
|
1 Comment →
Post on Februari 12th, 2009
by rizkiaji
Dunia ini sekarang penuh sesak dengan sesuatu hal yang serba aneh. Bagi sebagian orang keanehan diantara orang banyak ialah sisi keunikan tersendiri. Banyak anggapan tentangnya ialah sebagai sebuah talenta yang hanya dimiliki secara pribadi. Tidak semua orang bisa melakukannya, dan bukan sembarang orang berani untuk membuatnya. Keanehan pun terjadi di seluruh pelosok dunia. Dan tak jarangnya lagi, keanehan tersebut nyatanya menjadikan sebuah kebanggaan. Bangga karena hanya dirinya saja yang bisa, serta bangga karena itu sebuah wujud eksistensinya bahwa ia dikenal orang karena keanehannya.
klik lagi yuk untuk melanjutkan
Category
Liku-Laku
|
No Comments →
Post on Februari 8th, 2009
by rizkiaji
Perubahan, Ya! Sebuah jargon baru yang menyiratkan harapan. Terlebih bagi bangsa ini, bagsa yang sedang berbenah, bangsa yang sedang melakukan tambal sulam disana-sini, dan bangsa yang sedang memperbaiki citranya dihadapan bangsa lain agar lebih baik. Sejatinya perubahan adalah perbuatan, perubahan tidaklah disebut perubahan jika tanpa perbuatan. Jika perubahan hanya berada pada tataran perkataan, maka cukuplah yang demikian disebut sebagai penggubahan, hanya menggubah perkataan dengan dalih perubahan. klik untuk melanjutkan
Category
Improvisasi
|
1 Comment →
Post on Februari 4th, 2009
by rizkiaji
Ada sebuah kata yang sangat mudah dikatakan namun terkadang cepat dilupakan, ada sebuah kata yang membuat siapapun orangnya kala mengucap tentulah ia akan sedikit berfikir dan berhenti sejenak dari aktifitasnya, ada sebuah kata yang susunan katanya memang telah membuat seram dibandingkan untuk mendengarnya secara indah. Kata itu adalah kematian.
klik lagi untuk melanjutkan
Category
Liku-Laku
|
3 Comments →